Ke Yogyakarta Jangan Lupa Mampir ke Mie Ayam Tumini

Kemanapun kamu menjelajah wilayah Indonesia pasti selalu menemukan warung mie ayam. Jadi bagi pecinta mie ayam jangan ragu untuk menemukan mie ayam enak di kota atau desa kunjunganmu.

Berwisata atau pulang kampung setelah badai Covid-19 reda ke Yogyakarta jangan lupa mampir ke warung mie ayam Tumini yang legendaris. Walaupun kota ini terkenal akan kuliner khas gudeg tapi mie ayam juga mendapatkan tempat di masyarakat Yogyakarta.

Walaupun sang pemilik ibu Tumini sudah almarhum, namun popularitas warung mie ayam Tumini yang terletak dekat Terminal Giwangan tersebut tidak pudar. Dengan porsi jumbo, warung mie ayam ini mampu menjual hingga 700 mangkok dalam sehari dengan harga terjangkau untuk ukuran mahasiswa dan pelajar.

Mie ayam Tumini memiliki dua warung yang pertama di jalan Imogiri Timur no 187 desa Giwangan Umbulharjo, cabang lainnya di jalan Imogiri Timur KM 6.5 Nglebeng tidak jauh dari lokasi pertama.

Apa sih yang membuat mie ayam ini begitu melegenda? Ibu Tumini sudah menggeluti kuliner mie ayam sejak 1990 dan dianggap sebagai pelopor mie ayam Sarirasa Jatiayu. Meliki cita rasa manis gurih dengan kuah topping ayam yang kental sangat berbeda dengan kebanyakan mie ayam yang dijajakan di Jakarta.

Sarirasa Jatiayu merujuk pada nama daerah di Gunung Kidul yang bernama desa Jatiayu di wilayah kecamatan Karangmojo yang merupakan asal kelahiran ibu Tumini. Sejak dikenalkan olehnya, mendapat julukan mie ayam Tumini. Walaupun ciri khas topping ayam dengan kuah kental mulai diikuti oleh pedagang mie ayam lainnya seperti mie ayam pak Darto di Imogiiri Timur dan mie ayam kang Slamet di Kotagede.

Bagaiman rasa mie ayam Tumini? Bagi pecinta mie ayam dengan tekstur lembut dan manis gurih bisa jadi sangat cocok untuk dikunjungi. Namun kamu harus bersabar karena harus mengatre untuk mendapatkan mie ayam khas Yogyakarta yang legendaris.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published.