Mie Ayam Dengan Kuah Mie Bakso

Kali ini kunjungan singkat maswes ke salahsatu rumah makan terkenal Baso Titoti khas Wonogiri yang berada di bilangan kebon Jeruk. Maklum sedang musim covid-19 jadi tidak bisa berlama-lama di tempat keramaian. Tempat ini adalah favorit dan biasanya maswes memesan semangkok mie bakso dengan es kelapa. Maklumlah rumah makan Baso Titoti terkenal akan menu aneka hidangan bakso mulai dari baso halus, urat, telur dan ukuran jumbo.

Rumah makan ini tidak hanya menawarkan bakso tetapi juga siomay dan mie ayam. Kali pertama, maswes mencoba mie ayam Titoti dengan tambahan bakso. Tidak lupa es kelapa. Walaupun degan es kelapa disini tidak istimewa hanya karena jarang menjumpai paduan kuliner bakso.

Mie ayam bakso dihidangkan memiliki harga Rp 21, 000,-, memang agak lebih mahal untuk ukuran sebuah mie ayam khas Wonogiri. Soalnya rasa memang lebih ke selera khas Wonogiri dengan banyk campuran rempah pada topping ayam dan pastinya tidak mengecewakan. Topping ayam tidak memungut potongan tulang yang biasanya terbawa saat dihidangkan di kebanyakan abang-abang mie ayam Wonogiri. Tidak terlalu asin, pas rasa moderat.

Lantas bagaimana dengan kuah kaldu mie ayam ini? Baso Titoti memang terkenal akan hidangan kuliner. Kuah yang diberikan adalah kuah baso yang akan memberikan rasa gurih ketika dituangkan pada mangkok mie. Terus erasa baksonya? Sudah pasti baksonya tidak bisa dilewatkanbegitu saja.

Foto suasana rumah makan bakso titoti diambil pas masa pandemik Corona jadi terlihat sepi. Padahal sebelumnya harus mengantri untuk mendapatkan meja kosong. Btw, rumah makan bakso titoti sudah memiliki 18 cabang. Jadi tidak kamu mampir untuk mengenal rasanya.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published.