Membuat Minyak Bawang Original

Minyak bawang, walaupun hanya diberikan dua sendk makan namun bahan ini sangat penting yang membuat olahan mie ayam memiliki rasa khas.

Berikut cara membuat minyak bawang untuk mie ayam. Seperti yang dikutip dari channel Zifs Media yang memberikan resep sederhana dan mudah untuk membuat minyak beraoma khas ini.

Bahan-bahan yang dibutuhkan tidak sebanyak bahan pembuatan minyak bawang khas Wonogiri. Dibawah adalah bahan yang perlu disiapkan.
Bawang putih sebanyak 250 gram
Bawang merah 100 gram
Kemiri 100 gram
2 liter minyak sayur
dan 1 sendok teh garam atau sesuai selera.

Haluskan semua bahan, bisa diulek maupun menggunan blender. Kemudian panaskan minyak sayur dalam penggorengan. Kemduian masukkan semua bumbu halus kedalam minyak panas, gunakan api kecil hingga keluar aroma harus dan bumbu menguning kecokllatan. Matikan kompor dan didinginkan minyak, kemudian saring kedalam botol beling.

Minyak bawang original tidak mengubah warna minyak sayur, tidak seperti minyak bawang Wonogiri. Lebih mudah, kamu bisa simak video Zifs Media dibawah. erikan komentar jika kamu sudah mempraktekkan ya.

Tested – Walaupun tidak banyak menggunkan rempah seperti minyak bawang khas Wonogiri, namun setelah maswes mencoba minyak bawang ini memberikan aroma menggoda selera dan yang terpenting membuatnya cukup mudah.

Artis Jualan Mie Ayam

DI masa pandemi Covid-19, hampir semua lini bisnis terganggu bahkan usaha kuliner termasuk paling parah mengalami kerugian. Sebut saja waralaba kuliner raksasa McDonald dan KFC terpaksa menanggung kerugian sangat besar hingga harus merumahkan karyawan mereka. Usaha kuliner resto yang terkenal sepertu Ayam geprek bensu juga tidak luput dari amukan Covid-19.

Artis pun terkena dampaknya dengan berkurangnya order job manggung bahkan tidak ada sama sekali. Hal yang dialami oleh seorang Ibnu Jamil berprofesi sebagai aktor film, pemain sinetron dan juga bintang iklan mulai merasakan sepi order job. Kita semua sama-sama ingin perang lawan corona karena sudah sebulan lebih kita dalam kondisi yang enggak jelas, kerjaan juga nggak jelas. Jujur di kepala gue sempat kayak ada yang hilang di kehidupan gue biasanya ada aktivitas apa,” kata Ibnu Jamil melalui wawancara virtual, Jumat (8/5/2020). Alih-alih tidak melakukan pekerjaan apapun, Ibnu Jamil ternyata siap menjadi pedangan mie ayam.

Kenapa jualan mie ayam? Ternyata Ibnu Jami dan teman-teman termasuk penggemar mie ayam. “Di situasi seperti ini, tiba-tiba teman-teman sepermainan dan seperhobian makanan gue, lagi bikin sesuatu. Sebenarnya bukan yang baru, tapi buat gue baru, tapi buat dunia kuliner enggak,” ujar Ibnu Jamil. “Gue mau dagang mie di tengah keterbatasan ini. Jadi gue mau produktif mau dagang mie ‘Mantab Jon’, ucap Ibnu Jamil melanjutkan. Ibnu Jamil mengakui bahwa bisnis kuliner ini merupakan sebuah usaha dadakan di tengah pandemi corona atau Covid-19. Usaha yang menurut Ibnu Jamil harus dilakukan agar perekonomiannya tetap stabil. “Jujur sebenarnya ini adalah proyek Roro Jonggrang. Jadi, kita benar-benar dadakan. Di kepala gue, kalau kita cuma diam saja dan di rumah saja kehidupan harus berjalan, roda ekonomi harus tetap jalan, gimana kita tetap produktif ada yang kita hasilkan,” tutur Ibnu Jamil.

Sebelumnya, Ibnu Jamil mengatakan bahwa banyak pekerjaannya yang ditunda sampai dibatalkan, mulai dari pekerjaannya ke luar negeri hingga proyek film karena dampak pandemi Covid-19. Kerjaan mulai dari ditolak sampe ditunda ada. Harusnya kemarin ada kerjaan di luar, di Inggris, Jepang, dan Vietnam, dibatalin karena eventnya sudah berlangsung. Dibatalin karena corona, tutur Ibnu Jamil. “Kalau di dalam negeri ketunda, harusnya ada film, dari rentang Maret sampai Mei. Ada tiga film, itu ketunda juga. Ketunda karena ada PSBB dari Pemerintah. Sempet juga sudah syuting 4 hari,” ujar Ibnu Jamil.

Ibnu Jamil melabelkan mie ayam mantap Jon. Sebutan Jon ternyata panggilan akrabnya sedangkan mantap menunutukkan rasa mie ayamnya memang mantap. Ia sendiri baru menargetkan penjualan 50 porsi saja saat ini dengan harga sekitar Rp 25,000,- yang berarti pembeli bisa berasal dari kelompok pekerja kelas menengah dan kalangan muda (mahasiswa/pelajar).

sumber foto: hype.grid.id

Makan Mie Ayam Di Paberik Mie

Buat yang tinggal di Tangerang seperti Maswes butuh perjuangan untuk makan mie ayam di Paberik Mie. Resto spesialis mie ini berada di bilangan Kelapa Gading. karena penasaran ya harus disambangi. Bagi yang kurang mengenal daerah Kelapa Gading mungkin akan sedikit tersesat, gunakan google maps.

Di Paberik Mie, suasana resto cukup nyaman walaupun tidak ada AC. Dikarenakan ruangannya luas membuat sirkulasi udara menjadi memadai. Disini disuguhkan beberapa menu mie ayam dengan variasi rasa berbeda. Cocok untuk yang suka pilih-pilih menu. Pemilik resto ini menjamin mie buatan mereka sehat dengan memajang plank bahwa mie mereka tidak menggunakan air abu dan pengawet.

Resto ini menawarkan banyak pilihan menu mie ayam. Maswes memilih mie ayam kecap dengan mie standard dimana topping menggunakan daging ayam cincang yang didominasi rasa manis kecap. Tersedia juga mie lebar atau gepeng. Tekstur mie cukup padat dengan kekenyalan tinggi seperti mie karet. Jika kamu terbiasa menyantap Bakmi GM atau Bakmi Gg Kelinci, pasti terkaget-kaget sengan tekstur mie ini. Soal rasa, minim MSG dengan gurih pas tidak medok. Atau paberik mie memang tidak memggunakan MSG. Menurut Maswes, rasa minyak ayam sudah cukup untuk membuat mie dapat disantap tanpa topping.

Lainnya, resto Paberik Mie memberikan layanan khas dengan membebaskan pembeli mengambil daun bawang, bawang goremg, sambel, saus dan kuah kaldu di meja prasmanan. Juga, minuman tersedia lemon tea, air putih dan teh tawar yang bisa diambil kapan saja.

Dengan harga mulai dari Rp 15,000,- per mangkok masih dalam jangkauan kantong apalagi tidak perlu membeli minuman seperti lemon tea yang ditawarkan sebagai komplemen yang menyegarkan. Tambahan bakso atau pangasit rebus yang tidak kalah uenak hanya Rp 5,000,-. Kapan-kapan pasti mampir lagi.

Bakmi Gang Kelinci Legenda Mie Ayam dari Pasar Baru

sumber foto: wikimedia.org

Daerah Pasar Baru ada sebuah jalan terkenal bernama gang Kelinci. Nama jalan ini telah menjadi sebuah judul Gang Kellinci yang dinyanyikan oleh Lilis Suryani, penyanyi cilik di jamannya. Bakmi Gang Kelinci dari tahun 1967 hingga sekarang tidak berubah. Wanita Tionghoa Nyonya Fatmawati merupakan peracik rasa Bakmi Gang Kelinci yang orisinal. Sampai saat ini racikan kecap asin dan minyak sayur masih digunakan, tutur Hesti, sang penggung jawab Bakmi Gang Kelinci cabang pusat.

foto: bakmigangkelinci.com

Sajian kuliner Bakmi Gang Kelinci adalah mie ayam yang dijamin halal dengan kompisisi minyak sayur bukan minyak bawang atau minyak ayam. Sedangkan topping ayam menggunakan bumbu ayam rasa manis dan kecap dan terdapat juga taburan jamur. Kuah kaldu ayam mengandalkan khas masakan china yakni tong cai (sawi kering yang diasinkan) yang membuatnya memberikan rasa asin ketika dituangkan kedalam mangkok mie.

Kekhasan lainnya adalah pada mie yang memiliki tekstur kecil-kecil sedikit kenyal dengan bumbu gurih yang direbus setengah matang sehingga tidak terlalu lembek. Kamu juga bisa menambahkan topping lain seperti bakso dan pangsit goreng/rebus.

Resto Bakmi Gang Kelinci juga menawarkan sajian kuliner lainnya dengan menu oriental seperti mie goreng, nasi goreng dan lainnya. Jadi kamu bisa menikmati makanan jenis lainnya.

3 Tips Berjualan Kuliner Mie Ayam di Kantin Kantor

Area perkantoran merupakan tempat aktivitas bisnis dan cenderung banyak orang hilir mudik pada jam kerja. Pemandangan keramaian lalu lalang pekerja kantor bisa menjadi peluang usaha, salahsatunya usaha kuliner mie ayam di kantin kantor.

Kantin kantor selalu menjadi sasaran para pekerja menghabiskan waktu makan sambil bersosial disela-sela waktu istirahat siang hari. Tidak hanya itu saja, kantin kantor juga kerap dikunjungi di pagi hari dan sore hari. Bagi kamu yang ingin menjalankan usaha kulilner mie ayam di kantin kantor boleh melanjutkan membaca artikel ini.

Berikut 3 tips ssukses berjualan kuliner mie ayam di kantin kantor.

  1. Amati peluang pasar
    Lakukan survey terlebih dahulu sebelum membuka usaha di kantin kawasan kantor seberapa banyak pekerja kantoran yang berada di lingkungan tersebut. Semakin banyak pekerja yang beraktivitas setiap hari maka semakin besar peluang. Pastikan bahwa kantor tersebut memberikan kebebasan para pekerja mencari tempat makan di waktu istirahat mereka. Karena beberapa kantor, walaupun memilki karyawan yang sangat banyak tetapi menyediakan fasilitas makan di internal.
  2. Amati kemampuan belanja makan pekerja
    Setelah kamu menemukan potensi pasar usaha kuliner di kantin kantor. Selanjutnya amati kemampuan belanja para pekerja. Dikarenakan pekerja memiliki strata tertentu mulai dari cleaning service, office boy, karyawan junior, karyawan senior, supervisor hingga level direksi, kamu harus mengetahui strata atau segmen mana yang hendak dijangkau. Menawarkan harga mie ayam murah berarti kamu harus mendapatkan kuantiti penjualan yang besar. Memberikan harga mahal berarti kamu harus memberikan kualitas tinggi. Harga jual yang mahal pun memiliki batasan untuk kelas kantin kantor.
  3. Amati pesaing usaha
    Sudah tentu dimanapun pesaing selalu ada dalam menjalankan usaha. Bahkan pesaing usaha kuliner mie ayam yang akan kamu jalankan sudah ada lebih dahulu. Jika varian usaha kamu belum ada di kantin tersebut maka peluang kamu bisa lebih baik. Sebaliknya jika sudah ada pedagang mie ayam, maka cari tahu khas yang dimiliki. Kemudian buat khas yang berbeda misalnya penjual mie ayam yang sudah ada memanwarkan topping ayam kecap, maka mie ayam kamu memberikan cita rasa gurih khas mie ayam Bangka.

Bagaimanapun yang terpenting dalam menjalankan usaha kuliner mie ayam di kantin kantor adalah kualitas yang harus selalu terjaga dikarenakan lingkungan kantor cenderung monoton, dalam pengertian konsumen kamu terbatas bisa jadi merupakan pelanggan tetap atau pembelinya itu-itu saja. Sekali kualitas mie ayam tidak terjaga maka dengan mudah mereka beralih ke penjual makanan lainnya dan tidak kembali lagi.